Rabu, 29 Februari 2012

Rakernis Pengembangan Destinasi Pariwisata 2012


Jakarta-Budpar.go.id. Rapat Kerja Teknis Pengembangan Destinasi Pariwisata merupakan  upaya sistemik dan komprehensif melalui koordinasi dengan sektor terkait dalam rangka percepatan pembangunan dan pengembangan industri pariwisata agar semakin kompetitif dalam menghadapi tren pasar dunia yang semakin dinamis dan kritis. Rakernis yang dilaksanakan selama 3 hari (Rabu-Jumat, 29  Feb – 3 Maret) ini sebagai upaya untuk dapat mendorong pengembangan Indonesia sebagai destinasi pariwisata yang mampu menduduki tempat penting dalam peta kepariwisataan internasional dan membangkitkan kejayaan serta keunggulan banding (comparative advantage) dan daya saing (competitive edge) pariwisata Indonesia.
Rapat Kerja Teknis Pengembangan Destinasi Pariwisata dilaksanakan untuk mewujudkan koordinasi dan sinkronisasi dalam melakukan perumusan dan perencanaan kebijakan dan program pembangunan kepariwisataan nasional sehingga tersusun sebuah dokumen perencanaan pengembangan destinasi pariwisata yang terintegrasi antar stakeholders.
Tujuan Rapat Kerja Teknis Pengembangan Destinasi Pariwisata ini adalah untuk mengukur perkembangan/ketercapaian kinerja pada tahun 2011 dan perkiraan kinerja pada tahun 2012, mengidentifikasi permasalahan dalam pelaksanaan program, menyusun arah program dan kebijakan tahun 2013 serta mengidentifikasi skema teknis koordinasi dukungan dan kerjasama/kemitraan dengan Pemda, Swasta dan Lintas Sektor.
Kegiatan Rapat Kerja Teknis Pengembangan Destinasi Pariwisata dihadiri oleh + 220 peserta yang terdiri dari Unsur Pemerintah Pusat dilingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Unsur Pemerintah Daerah yang diwakili oleh Bappeda dan Dinas Pariwisata Provinsi serta Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota sebanyak ± 120 Kabupaten/kota dari 153 Kabupaten/Kota yang diundang, Asosiasi Pariwisata dan Kementerian Terkait:  Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kehutanan dan Kepala Pusat Sertifikasi - Badan Standardisasi Nasional.

Diharapkan dengan diselenggarakannya Rapat Kerja Teknis Pengembangan Destinasi Pariwisata ini akan terpelihara koordinasi, jaringan kerjasama, informasi dan komunikasi lintas sektor, dan daerah dalam pengembangan kepariwisataan. Hal tersebut menjadi prasyarat untuk meningkatkan keterpaduan dan konsolidasi lintas daerah dalam pengembangan destinasi pariwisata menuju terciptanya peningkatan kualitas pelayanan, pertumbuhan wisatawan dan investasi bidang pariwisata. (Puskompublik)

Sumber artikel dan foto: budpar.go.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar